Interview Monkey To Millionaire



Wisnu (W) (vocal, guitar), Emir (E) (drum) dan Agan (A) (bass) berbicara soal musik mereka dan musik rekan-rekan band sesama LA Lights Indiefest...

Monkey to Millionaire? Who's the monkey? Who's the millionaire? ;D
Wisnu (W): Artinya itu sama seperti ungkapan ‘From zero to hero’... cuma kita buat istilahnya yg beda, tapi poinnya sama.



Kapan terbentuk? Founder?
W: Monkey to Millionaire sendiri terbentuk tahun 2004, meskipun sebenarnya kita sudah bermain sama-sama dari 10 tahun yg lalu. Founder??... Siapa yah?
Emir (E): Kalo dilihat dari kapan kita bermain musik bareng-bareng, itu bisa ngebawa kita kembali ke jaman kita masih duduk di SMP, karena kita dari dulu maen bareng dan mainin musik yg kita suka . Th 2004 itu adalah kapan kita sepakat untuk ngerubah dari iseng jadi serius.
Agan (A): Untuk founder kayaknya sih kita-kita kali yah.

Please describe your music in a simple words?
A: Musik kita sebenarnya simple aja, kita juga nggak terlalu ngejar harus main di aliran ini, itu. yg penting kita semua nyaman aja maininnya. Kalau influence gue sih sukanya Weezer.
E: Kita berusaha untuk membuat musik kita sendiri yg bisa kita sendiri dan yg mendengarkan bisa nikmati tapi tidak terdengar seperti band yg kita suka, influence gue Nirvana, Weezer, Shed Seven.
W: Musik kita sih bebas-bebas aja, mau orang bilang apa terserah.. hehe.. Influence sih... band rock/ alternative tahun 90-an gitu.

Elzzine pernah melihat penampilan Monkey di SMAN 6 Surabaya bulan Juli kemarin. Gimana comment kalian soal gigs itu? Gimana respon penonton?
W: Menyenangkan menurut gue.. Orang-orangnya baik-baik.
E: Cukup menyenangkan karena panitianya teroganisir dan respon penonton juga cukup baik, walaupun mereka kayaknya cuman tahu satu lagu dari kita... Hehee, tapi secara keseluruhan gue seneng dan menunggu ada kesempatan untuk main di Surabaya lagi.
A: Enaakk, mau lagi..hehe, meskipun ada kendala sedikit di bagian sound-system sama bintang tamu yg terakhir, tapi keseluruhan enak sih.

Bedanya dengan pensi-pensi di SMA-SMA Jakarta?
A: Yg beda ya jelas kotanya.. Hehee.. Bercanda ding.
E: Ya kita main cukup jauh dari ‘rumah kita’ di Jakarta... dan mereka (di Surabaya) masih bisa menikmati musik kita, itu udah terasa bedanya. Maksudnya gue sangat senang musik kita bisa dinikmati sampai kesitu.

'Rules and Policy' tentang school is sucks?
W: Sebetulnya bukan sih, tapi lagu itu kayak pengen ngasih tau aja dari pengalaman pribadi gue, kalau kita mau kerja yg bagus harus sekolah dulu di sekolah yg bagus, kuliah di kampus yg bagus, baru lo bisa kerja di tempat yg bagus... Nggak peduli mau orang itu kompeten di bidangnya atau tidak..
Emangnya sekolah di tempat bagus menjamin??! Hehee.
Mungkin kira-kira seperti itu maksudnya.

Seberapa besar manfaat LA Indiefest buat kalian? Merasa terbantu atau mungkin ada sesuatu yg kurang?
W: Ibaratnya kita sekarang naik dua anak tangga dari keadaan kita sebelumnya... Ngerti kan?
E: Manfaatnya adalah lagu kita bisa lebih terdengar, terus jadwal manggung bertambah.
A: Sangat terbantu, terutama dari segi promosinya.

Rekan band di Indiefest II yg menurut kalian berpotensi?
W:The Nylon... Sama track #2 di CD... tapi lupa namanya.. sorry... (Cigarettes Nation - Red).
E: Banyak sih yg gue suka, kayak Cascade, Air Hostess For Vacation dan The Morning After juga.
A: Air Hostess For Vacation bagus, sama Cascade.

Sharing tips atau saran untuk band yg saat ini masih 'berjuang' di bawah ?
W: Wahh... kayaknya sih kita belum ada di level untuk ngasih-ngasih nasihat deh... Gimana kalau kita sama-sama berjuang aja. (Kayak mau perang aja ya).
E: Kalo dari gue sih jangan terlalu cepat ngerasa puas untuk apa yg lu punya dan jangan berhenti memperbaiki sesuatu hal di diri lo, dalam konteks musik ya soalnya kalo gue sih berusaha untuk kayak gitu... Hehe.
A: Lakuin aja yg menurut lo benar, asal tidak merugikan orang, kenapa harus berhenti.

Planning terdekat? Album full-length mungkin?
W: Buat album, sekarang masih proses.. Cuma kayaknya akan makan waktu agak lama nih.. Minta doanya aja, biar cepet selesai.. Okay!

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ok, thanks sekarang tolong kasih comment soal rekan-rekan kalian di album LA Lights Indiefest II berikut: Heinrich Maneuver?
Wisnu: Gitar yg di pakai keren....
Emir: Musiknya keren... Tapi Interpol banget ya.
Agan: Sama kaya jawaban Emir, tapi performance-nya oke.

Tunas Bangsa Simphony?
Wisnu: Apa yaaa??
Emir: Menyenangkan... Lagunya bikin cerah.
Agan: Mereka temen2 sekamar kita nih di Bandung.. Hehee. Easy listening banget.

Scared of Bums?
Wisnu: Orang-orangnya baik.
Emir: Drummernya jago.
Agan: Belum denger.

Cigarettes Nation?
Wisnu: Enak lagunya!
Emir: Keren lagu mereka.. Gue suka.
Agan: Lagunya pasti susah deh dimainin.. Hehee..

The Morning After?
Wisnu: Lupa.. maaf.
Emir: Ini juga gue suka... Salah satu lagu yg sering gue dengerin di kompilasi.
Agan: Gue lebih suka single barunya.

----------------------------------------------------------------------------------------
Click here to go to monkey to millionaire myspace account.
----------------------------------------------------------------------------------------
Aug 2008
Interview Monkey to Millionaire by Om’z / Words Rar.


5 response(s):

Anonimmengatakan...

from zero yo hero???
kq maksa banget ya artinya???

monkey to millionaire..
monyet yang jadi kaya???

yah...terserah merekalah...

-fahmi-

Anonimmengatakan...

haloo.... cek.

Jennymengatakan...

aku liat Monkey To Millionaire waktu di Canopuz.
Keren, biarpun yg lain kayaknya kurang paham lagu mereka.
.....Monkey, I love you!
Kapan ngeluarin album?

Jennymengatakan...

We can do something, but they tell us not to...

Anonimmengatakan...

sekilas mirip artic monkey XD

Posting Komentar

share your idea, opinion, or related info with others here:

 
© Copyright Elz.™