Tampilkan postingan dengan label quasimodo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label quasimodo. Tampilkan semua postingan

Quasimodo - For Mom and Dad

Setahu saya, Quasimodo adalah nama tokoh yg cacat fisik dan buruk rupa dalam roman klasik karya Victor Hugo, tapi saya sedikitpun tidak melihat kecacatan ataupun keburukan dalam band dari Jogja ini. Bahkan sebaliknya, Quasimodo melakukan suatu attitude yg ‘cantik’, yaitu dengan menyumbangkan sebagian dari hasil penjualan rilisan e.p. mereka untuk amal..


Sebagai sebuah debut, mereka memulainya dengan cara yg sempuna.. CD mini album ini dirilis secara D.I.Y. dan 10% dari hasil penjualannya disumbangkan pada Yayasan Sosial Sayap Ibu di Jogjakarta.

Mini album ini berisi lima lagu. Saat artikel ini ditulis, salah satu track yg berjudul For Mom and Dad bisa didownload di myspace Quasimodo. Lagu ini adalah lagu pop dengan nuansa mellow ala Mew yg kental. Lembut sekaligus bertenaga... Sound-nya bisa dibilang cukup matang untuk ukuran rilisan rekaman kelas ‘self-release’. Coba dengar lagu itu dengan ear-phone/ headset, perhatikan bagaimana Quasimodo menata panning suara left-right.. Hmm.. Feels like everything is in the right place...

Sebenarnya, aransemen lagu For Mom and Dad sangat simple dan liriknya sangat ‘pelit’. Tapi seperti kata pepatah: Less is more.. mungkin justru karena inilah reffrain-nya mudah meresap dan nyangkut di kepala... rima yg membuat kita hanyut hilang dalam kata-kata:

..I talk to the Stars, where are you, Mom? How are you?
..I talk to the Sun, where are you, Dad? How are you? How are you?

album ep Quasimodo For Mom and Dad

Rencana album full length.
Saat ini, beberapa lagu Quasimodo juga bisa didengarkan di myspace Lil’ Fish (label rekaman yg pernah merilis album The Morning After dan Pure Saturday). Menurut manajemen Quasimodo, album full-length mereka rencananya memang akan dirilis di bawah bendera Lil’ Fish tahun depan.. Hmm... Let’s wait then! [rar]
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Saat artikel ini ditulis, track ‘For Mom and Dad’ bisa didengarkan (atau di-download) via myspace. Silahkan klik disini, semoga musik dan energi positif Quasimodo bisa menginspirasi banyak orang...


Korn Unplugged: Where's the bagpipe, Dude?


MTV Unplugged

Korn memang terlanjur distereotipkan dgn kemarahan dan luapan emosi rebel. Vokal Jonathan Davis yg meledak2, bersahutan dgn dentuman bas Fieldy, downtuned distortion duo gitar Munky and Head, dan gebukan sound drum David Silver.. Mungkin sebuah pertanyaan besar bagi semua penggemar Korn: ‘Format Akustik?!’ Well.. Korn sepertinya mencoba resep unplugged Nirvana, yaitu aransemen baru dgn menggali nuansa baru lewat berbagai alat musik (where's the bagpipe, Dude?).

Namun rasanya ganjil mendengar irama perkusi menggantikan part gesekan gitar di intro track pembuka Blind. Piano subtitutes pretty much guitar parts.. membuat raungan Davis terdengar begitu tertahan. Saya pun terpaksa menahan napas di sepanjang lagu Creep, berharap ada sesuatu yg baru dalam lagu Radiohead tsb.. tapi pada akhirnya, lagu ini terdengar biasa-biasa saja (Thom Yorke does it best!). Bahkan lagu medley “Make Me Bad / In Between Days” with the Cure reeks of wasted opportunity—all Robert Smith gets to do is whine “make me bad” di setiap akhir baris, (except in his dejected British accent, so it comes out “make me bah”), then he sings his own song, lalu pergi. Saya merekomendasikan Freak on a Leash, yg cukup terbantu oleh pesona Amy Lee, dan Got the Life, lagu yg paling menunjukkan image metal Korn.
Overall, semua track album ini masih layak dimasukkan di hot-playlist dlm hape saya. It’s perfectly acceptable for every band to want to evolve (though it seems like Korn doesn’t know how to do it). Saya tetap menghargai album ini sebagai suatu hiburan, tidak perlu mengkritik dan memaknai album ini secara haram. [a/v]

 
© Copyright Elz.™