Quasimodo - For Mom and Dad

Setahu saya, Quasimodo adalah nama tokoh yg cacat fisik dan buruk rupa dalam roman klasik karya Victor Hugo, tapi saya sedikitpun tidak melihat kecacatan ataupun keburukan dalam band dari Jogja ini. Bahkan sebaliknya, Quasimodo melakukan suatu attitude yg ‘cantik’, yaitu dengan menyumbangkan sebagian dari hasil penjualan rilisan e.p. mereka untuk amal..


Sebagai sebuah debut, mereka memulainya dengan cara yg sempuna.. CD mini album ini dirilis secara D.I.Y. dan 10% dari hasil penjualannya disumbangkan pada Yayasan Sosial Sayap Ibu di Jogjakarta.

Mini album ini berisi lima lagu. Saat artikel ini ditulis, salah satu track yg berjudul For Mom and Dad bisa didownload di myspace Quasimodo. Lagu ini adalah lagu pop dengan nuansa mellow ala Mew yg kental. Lembut sekaligus bertenaga... Sound-nya bisa dibilang cukup matang untuk ukuran rilisan rekaman kelas ‘self-release’. Coba dengar lagu itu dengan ear-phone/ headset, perhatikan bagaimana Quasimodo menata panning suara left-right.. Hmm.. Feels like everything is in the right place...

Sebenarnya, aransemen lagu For Mom and Dad sangat simple dan liriknya sangat ‘pelit’. Tapi seperti kata pepatah: Less is more.. mungkin justru karena inilah reffrain-nya mudah meresap dan nyangkut di kepala... rima yg membuat kita hanyut hilang dalam kata-kata:

..I talk to the Stars, where are you, Mom? How are you?
..I talk to the Sun, where are you, Dad? How are you? How are you?

album ep Quasimodo For Mom and Dad

Rencana album full length.
Saat ini, beberapa lagu Quasimodo juga bisa didengarkan di myspace Lil’ Fish (label rekaman yg pernah merilis album The Morning After dan Pure Saturday). Menurut manajemen Quasimodo, album full-length mereka rencananya memang akan dirilis di bawah bendera Lil’ Fish tahun depan.. Hmm... Let’s wait then! [rar]
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Saat artikel ini ditulis, track ‘For Mom and Dad’ bisa didengarkan (atau di-download) via myspace. Silahkan klik disini, semoga musik dan energi positif Quasimodo bisa menginspirasi banyak orang...


43 response(s):

aryomengatakan...

halo, wah, terimakasih sudah me review selengkap ini... jadi terharu... mau mengkoment soal mixing dan mastering nya, terimakasih sudah suka hasilnya, semuanya berkat sound engineer yang baik hati, ga bosen2 meng utak atik lagu kita.. hehe (makasih mas keno, maap udah ngerepotin...)
soal ketidak cacatan... wah, berlebihan sekali mas ini, hehehe.. minta sarannya donk...
salam dari keluarga kecil quasimodo di jogja
regards, sukses electronic zine nya, semoga ntar ada bentuk fisiknya, biar bisa di baca orang lebih luas lagi... terus ngereview band2 keren di indo, say ayakin, indonesia punya potensi untuk maju...

sukses ELZZINE !!!!

Suzmengatakan...

Album bagus n bermutu..
sya suka..
lagu fav sya jg tuh..
jd ingat sama my dad..
i love you dad..i miss you:(

_Suz_

Anonimmengatakan...

waktu saya denger saya pikir mew. tapi ternyata band Indonesia yah??
hmm, sayang jika hanya meniru mew karena sepertinya jika di eksplor lebih lanjut quasimodo bisa menjadi lebih dari sekedar mew wannabe. bukankah kita akan bangga jika memiliki identitas sendiri?
hehehe
tapi tiu cuma menurut saya kok. kalau masih ingin bermain seputar mew ya silahkan, cuma sayang seribu sayang lah...
oyah, mau nambahin lagi, saya kemaren baca review di DAB (Dynamic Aural Bliss) dan saya juga merasa ada kejanggalan yang sama di lagu bukan lelaki.saya sangat suka yang lagu instrumental, selebihnya well, mungkin hanya kuping saya guys tapi saat mendengarkan pertama kali, saya ibarat minum teh yang sangat ,manis. jadi untuk kedua dan ketiga
saya mengalami rasa malas untuk mendengarkan lagi.maaf, tapi saya sependapat dengan DAB magazine tadi bahwa sepertinya quasimodo masih ragu untuk menjadi band yang side stream atau mainstream. sayang seribu sayang. maaf jika dikira terlalu keras cuma saya merasa band ini bisa lebih berkembang.bukan bermaksud merusak kesenangan quasimodo yang sudah susah payah merilis EP ini ya.salam. saya mau mendengarkan comforting sounds dulu, hehehehe

frengers

rar mengatakan...

to frengers,,
Kalo menurut saya, kadang dalam industri-musik emang harus ada yg ada di tengah-tengah,,
Saya jadi inget kata2 Jim Morrison:
"There are things known and there are things unknown, and in between are the doors,,"
Kadang perlu ada band di wilayah abu-abu seperti Naif, Shaggy Dogs, Pas, St Loco, Changcuters, dll.. Sehingga konsumen mainstream akan diperkenalkan pada musik yg anda definisikan sbg side-stream itu,,

Soal Mew, memang ini sebuah kesalahan massal bangsa kita yg perlu diperbaiki. Ada ribuan band yg sound-like Radiohead, Ramones, The Strokes, Interpol, L'Arc en Ciel,, Bukan cuman Quasimodo,, Siapa yg nggak menoleh ke barat??
Ini 'kutukan' u/ kita yg lair di negara tertinggal di dunia bag ketiga,,
Dan bukan musik aja. Mendasar banget,, Mulai dari Ipod, Coca Cola, Nokia, Levi's, Myspace, Burger, Fender,, semua dari barat,,
Bukankah u/ngetik skripsi aja kita pake software-nya Bill Gates,,

aryomengatakan...

halo halo,, wah iya, terima kasih sudah mau mengkomentari semua yang ada di quasimodo, ya ini lah kami, dengan segala kecacatan kami... kami suka banyak masukan termasuk hal hal yang tidak disukai dari kami. bukan kah itu bagus bagi kami??? ternyata ada yang memperhatikan band sekecil kami ini.. :D
selama ini, kalau banyak yang menyamakan kami dengan mew, itu terima kasih sekali, memang kami sangat menyukai mew, komposisi mereka manis, kebetulan iwan (vokalis) memang mirip sekali karakternya dengan mew, dan ketika kami membuat lagu pun, memang tidak jauh dari mew, (karna tiap hari kami mendengarkan mew)
mnurut kami, setiap orang bebas berpendapat,,, apapun tentang kami...
kami cuma memainkan apa yang kami suka, kami juga bukan band idealis, atau mainstream... kami memainkan apa yang kami suka dan nyaman untuk kami mainkan.
kalau pun ada yang men "cap" kami sebagai band mainstream, atau indie, atau apalah namanya... itu sah sah saja... selama kami menikmati musik kami, itu sudah lebih dari cukup buat kami...
terimakasih untuk semua komentarnya...
akan selalu kami dengar, untuk kemajuan kami ke depannya...
salam untuk semua yang sudah mengkoment kami...
inilah kami, band biasa yang ga pernah lepas dari cacatnya...
seperti "tokoh" itu...
sukses semuaaa.....

nina mengatakan...

aku pertama tau Quasimodo dr temen & love every piece of their work ... tetep berkarya aja u guys ! tak tunggu CD CD & performance2 berikutnya ...

nina mengatakan...

halo Elzzine, cakep kali reviewnya ! wajib liat mreka perform live...

Anonimmengatakan...

soal kemiripan itu gua setuju sama rar, tapi soal wilayah abu-abu itu gua lebih setuju sama frenger. setelah gua denger lagu mereka di myspace gua mulai paham sama yg dimaksud frenger. 'bukan lelaki' itu menurut gua nggak berada di wilayah abu-abu tapi udah kebabablasan ke wilayah pop yg dijabarkan oleh efek rumah kaca dalam lagu 'cinta melulu'. apa yg dilakukan oleh shaggydog, naif, dsb. itu nggak bisa disamain dengan yg dilakukan oleh quasimodo pada lagu 'bukan lelaki'. bagaimanapun yg dilakukan shaggydog, naif, dsb. itu masih bisa dihargai sebagai kompromi yg elegan dan mereka pun nggak seputus asa itu sampe harus merendahkan harkat bangsa ini dengan lagu2 rengekan seperti nidji. dan gua termasuk yg setuju bahwa nidji adalah aib untuk musik indonesia. jangan sampai quasimodo jadi seperti nidji.

ninggarmengatakan...

quasimodoo emankk kerenn :D


lagu2 nyaa TOP abizzz...


apa lagii yang for mom and dad,,


saya tersentuuhh bgd paz dengerr itu laguu

paz lagii di pantii asuhann >.<


sukseessss buattt quasimodo :D

agus sasongkomengatakan...

Halo terima kasih Rar sudah me review band Quasimodo yang akan kami rilis tahun depan.

Saya tidak mau mengomentari apa yg jadi perdebatan di thread ini.

Karena saya melihat quasimodo punya potensi.
Dan saya tidak bisa mengomentari apapun mengenai lagu yang telah mereka buat. Karena menurut saya review itu sifatnya personal. Yang tujuan nya satu : Memperbaiki musik Indonesia ataupun memberikan advice secara langsung kepada band2 yg di review atau sudah menjadi kritik.

Jadi saya memposting hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada elzzine, dan juga teman2 yang memberikan masukan kepada band Quasimodo.

Oh iya, kalo ada kritik ke Lil;'Fish Records juga silahkan email ke saya ke :

records.lilfish@gmail.com

Kami juga sangat membutuhkannya, biar kami berada di jalur yang tepat.

Thank u
Agus Sasongko

aryomengatakan...

wew, mungkin buat kalian yang baru ngedenger lagu "bukan lelaki" berfikir itu adalah lagu cinta buat pasangan ya???
hehe, ga apa apa, sebenernya itu lagu tetep buat ibu.. pernah kah kita orang indonesia (terutama laki laki) ngucapin langsung "aku sayang ibu..." saya rasa, 1 dari 1000 laki laki yang kayak gitu... malah mungkin ga ada...
saya bukan orang yang mudah ngucapin itu ke ibu saya, bahkan ga pernah, sampai lagu bukan lelaki itu "tercipta"...
sah sah saja, kalian mengartikan lagu itu sebagai apa...

lirik lagu "bukan lelaki"

aku... hanyalah lelaki yang bisa
mencintai "Kamu" di dalam hatiku...
dan aku bukanlah lelaki yang mudah...
mengungkapkan cinta... kepada kau wahai "Wanita"...

hehe, kata kata "kamu" dan "wanita" disini kalau di ganti "ibu" menurut kalian gimana..??

kalau menurut saya, kayaknya nih lagu bakalan jadi maksa liriknya...

hehe, emank kesalahan kami disini adalah masalah lirik, menimbulkan banyak arti...

makanya di cover, ga kami tulis lirik, melainkan maksud dari lirik tiap lagu...

selamat menikmati... :D

aryomengatakan...

oh ya, untuk nidji atau apalah atau band lain yang bermain musik "rengekan", buat saya biasa aja, dan itu adalah pilihan mereka, malah mungkin mereka lebih baik, karna dengan seperti itu, mereka bisa membantu banyak orang (dari pajak kaset, mempekerjakan crew, manager dan management mereka, dan yang lainnya lah...) bukankah itu bagus...??? saya ga membela mereka, mereka bukan aib atau segala macam, saya hanya memandang dari sisi yang berbeda...
seandainya KANGEN BAND main post rock, apakah mereka bisa menghidupi keluarga mereka??? atau berhenti jadi pecandu narkoba?? maling dan sebagainya??? semuanya sudah ada takdirnya... dan mereka diciptakan berguna untuk orang lain...
itu aja,,, peace...

:D

Danangmengatakan...

Gw pertama denger sampe mau nangis..
heran knp di jogja nama quasimodo masih belum booming. harusnya band2 kaya gini yg sering manggung dimana2...
sukses terus buat quasi ya.. XD
siap membantu kapan dan dimana saja. ;p

immanu Elmengatakan...

hehehe semakin menarik debat yang terjadi dalam review ini..
hmmm..saya tak maw berkomentar mengenai masalah dimana posisi band quasimodo saat ini, namun quasimodo bisa menambah kekayaan ranah musik jokja..masih panjang perjalanan untuk membentuk sebuah identitas sebuah band

comforting sound
root, attitude and character!

rar mengatakan...

to: Danang dan Nina
Saya malah belum pernah liat gigz Quasimodo, Hehee,,

to: P.Agus Sasongko @ Lil'Fish Record,
Kita setuju dgn kata 'potensi',,
Itulah tugas tersulit media dan record label:
mencari, mendukung dan mengangkat talent2 yg masih raw/ mentah dan 'cutting edge'
yg ke depannya mungkin bisa jadi besar,,
Membaca potensi tersembunyi emang nggak gampang,,

to: Aryo Quasimodo,
Banyak feedback ya,, Mungkin dari sini qta jadi bisa baca dimana kekuatan dan kelemahan, tinggal milih mana yg benar,,
Kalo untuk saya: yg penting tetep jadi diri sendiri,,
Coz kata Marva Collins: Imitation is Suicide!

wombatmengatakan...

wew, rame juga nih kayaknya band!!
gw emang belum pernah denger sih musiknya
jadi mungkin gw ga bisa komen banyak
cuma seumur hidup gw emang ga pernah bilang "aku sayang ibu"
tapi gw juga gak pernah panggil ibu gw dengan kata "kamu"
sepertinya kurang sopan aja sih...
emang aryo tu anak kuasimodo yah?
yah gw ga masalah sih kalo itu sebenernya lagu cinta buat kekasihnya
ga ada salahnya kan membuat lagu cinta dengan kekasih?
cuma yah kalo emang pada awalnya dengan lirik yang ditulis itu gw kok ngerasa ada ketidakjujuran disini
mungkin ini cuma pendapat gw aja cuz gw belum pernah denger band ini apa lagi liat live nya (sorry buat nina dan danang)
tapi menurut gw, lagu yang "bukan lelaki" itu awalnya sebenernya lagu cinta terhadap sesama. trus mungkin setelah dengar efek rumah kaca atau biar nyambung ama judul albumnya (for mom and dad) jadi dibilangnya lagu cinta buat ibu.
yah mungkin cuma itu guys saran gw, sebaiknya kalo itu memang lagu cinta buat kekasih ya lagu cinta buat kekasih aja
jangan dipaksakan buat ibu
gw rasa ga sopan manggil ibu lu pake kata "Kamu" dan "wanita" bisa kualat loh=)
karena kata wanita pun sebenernya lebih kasar dari pada perempuan (kebetulan gw di sastra, hehehe=).
kalo perempuan gw lebih setuju karena dari kata per-empu-an yang artinya yang disucikan.
sekali lagi, jujur aja malah lebih baik guys.
soalnya aryo sendiri (aryo ni sapa nya yah?) bilang liriknya terkesan maksa. kalo dipaksa-paksa jadinya lecet kan ga asoy tuh!=)
tapi kuasimodo harus bangga karena dengan adanya review seperti ini berarti mereka diperhatikan. kalo ga ada yang mengkritiki berarti kan ga dipeduliin, hehehehehe...
berkarya terus ya guys!

HenweiL-GLiNg GLomengatakan...

pokokx lagu kalian keren sangad!!!wlo da yg blg mirip2 MEW but g pa2...jarang jg band indo yg kaya' kalian...sukses ya bro...q tgg full albumx...cayyooooo!!!!!


x;HenweiL-GLiNg GLo

Anonimmengatakan...

Hallo ketik nama spasi tatoo..
kirim ke 9288
lochhhhhhhhhhh???!!:)
maaf ngelantur..
hahahhahahaha juz sum kind of ice breaker:)

eehhhmmm maaf..bgni ini review majalah tentang karya musik sebuah band..
klo saiia boleh ikutan bersuara,menurut saiia suatu karya semuanya patut dihargai, dan siapapun org pasti pnya persepsi masing2 tentang musik indie harus seperti apa..
apakah itu harus gak bertema cinta..ataw harus menghadirkan nuansa beda dgn aransemen yg unik kah..
tapi feed back terpenting adalah animo org yang mendengarkan lagu itu..apakah pesan yg dibawakan lagu itu sampai ataw org cuman denger terus lalu aja..
apakah saat sang vokalis iwan menyanyikan lagu for mom and dad..ada orang yg terhanyut dan menangis ikut merasakan cerita di dalam lagu tersebut..
saiia rasa itu akan membuat seorang musisi atawpun siapa saja penikmat lagu lebih peduli..terlepas dari berbagai hal kemiripan..influence ataw lirik..itu hal biasa walau bagi sebagian orang termasuk ada band temen saiia juga ngeri kalau lagunya mirip si anu ataw si itu..

sometimes we stuck with argument that would never lead us to better future..
orang2 sibuk menganalisa tentang rules boleh bgini begitu..tapi yg jd pertanyaan apa SOLUSINYA?????

saiia disini ga bermaksud membela siapa2 tp saiia hanya ingin bilang..
Heyyyyy ada lagu ENAK nih dari band bernama quasimodo..itu aja..
hehehehhehehehe:)

yah mohon maaf opini saiia yg memang tidak pintar ini..saiia cuma penikmat musik..
dan saiia cinta musik indie..

ayoooooooooooooooo maju teruuuus semuanya!!



_Suz_

Lanapranayamengatakan...

Quasimodo????

kesan pertama nonton live nya :

1.set! band apaan nih?
2.wahduh bau2nya kaya mew nih..
3.whuauw the first is kicked ass(bc:take my hand and close your eyes)
4.next song .... kicked more ass...
5.last song i'm almost cried with!
6.next gigs begitu udah selesai langsung "mas mau beli EPnya boleh gak?"

sukses buat quasimodo!

aryomengatakan...

to wombat...

haha, iya, memanggil ibu dengan "kamu" emank ga sopan, bukan budaya kita... tapi di barat sana??? "you" saat mereka manggil ibu...
yah cuma cerita temen yang pernah main musik disana aja sih, personelnya (orang asli amrik) ya gitu deh... manggil ibu dengan "you" gitu, tapi tetep bilang "i love u"... gag ada jarak antara ibu dan anak,,, trus temen saya nangis, inget ibu nya,,, tapi seumur idup gag pernah bilang "cinta" sama ibu...
hahaha....
awalnya dari situ...
tapi, pengennya lebih universal aja...
tapi ya udah lah, jadi bahan masukan yg berarti kok buat quasi...
seneng ada yg merhatiin...

buat "wombat" atau semuanya, ingetin quasi terus ya,,, biar kami ga lupa siapa kami...

mari berkawan...!!!

Anonimmengatakan...

Mohon maaf sblmnya, sedikit opini saya, apa prnh dngar band dngan karya yg tanpa dipengaruhi oleh unsur musik manapun?kalo ada bs disebutkan?

ya mungkin itu juga yg dlakukan mereka (quasimodo).
dijogja aj bnyak tuch band2 yg sounds like oasis,stone roses,sonic youth,m83,atw apalah, toh g da yg pernah protes dngan karya mereka...atw jngn2 tkt menjatuhkan kerabat sendiri?makax cr tumbal diluar, hahaha lucu...

kalo saya pkr yg dilakukan quasimodo sah2 saja, seperti kbnyakan band yg ada.
itulah karya mereka,
diciptakan dr apa yg mereka dngar dan rasakan.
perbedaan corak musik pada setiap band itu wajar,so biarlah perbedaan itu menjadi sesuatu hal yg indah...terima kasih.

rar mengatakan...

to: HenweiL-GLiNg GLo dan Lanapranaya,
E.P. yg bagus kelak bakal menjual L.P.

to: _Suz_
'madjalah' adlh jembatan antara band dgn pendengar,,
Media bisa sebagai pengenal atau appetizer,,
(yg buntutnya akan menarik animo pendengar).
Media harus obyektif,,
sebaliknya, musisi dan pendengar harusnya subyektif,,
Dan saya pikir nggak semua diskusi atau argumen itu nggak berguna,,
Tergantung gimana kualitas dialog yg terbentuk,,
Dan terbukti dari ucapan Aryo, bahwa dari sini kita semua bisa dapat feedback yg 'will lead us to a better future..'

to: Anonim,
Semua hal memang dipengaruhi oleh apa yg sebelumnya udah pernah ada,,
Bahkan bukan cuman musik,,
Fashion, Kuliner, semua lifestyle,Kita semua dipengaruhi,,
cuman mungkin maksud temen2 adalah:
Jgn sama persis,, Ada batasnya,,
Coz kalo sama persis maka apa yg kamu bilang sebagai perbedaan yg indah nggak muncul dong??

Anonimmengatakan...

to anonim 9.10.08: siapa bilang nggak pernah ada yg protes dgn karya2 band lokal yg sounds like oasis, interpol, dsb? kalo kamu bilang begitu berarti kamu nggak pernah baca review2 di berbagai media yg mengkritik band2 tsb. jangan mengalihkan wacana ini ke masalah kerabat, karena itu bisa menjadi adu domba yg fatal. kritik utk quasimodo adalah wacana positif utk mereka juga. jangan mengadu domba!

Anonimmengatakan...

Quasimodo ? Seburuk aslinyakah ? Yup. Apanya yang buruk ? Lagu Bukan Lelaki. maksudnya apa nieh ? Memasukkan lagu itu kedalam Ep kalian ? memang itu urusan kalian, tapi sebagai pendengar, saya jadi ragu untuk membeli apalagi mendengarkan. sangat disayangkan lagu-lagu yang lain cukup berbobot dan bermutu, hanya karena 1 lagu semua jadi RUSAK !!! Sebenarnya kalian mau kemana sieh ? Side stream apa mainstream ? Jangan seperti ABG labil yang hanya bisa meniru dan bingung. Gede-gede kok bingungan.



Penjahat Kritik.

RaS_Rmengatakan...

To Quasimodo. Kalian beruntung bisa masuk Lil'Fish, sebaiknya kalian belajar dari Pure Saturday, Morning After dan Armada Racun bagaimana membuat musik yang idealis tapi easy listening. jangan jadi ABG Labil terus, yang gak bisa menentukan arah mau side stream apa mainstream. belajarlah dari mereka biar LP Kalian bisa menakjubkan dan sukses. Kalian membawa nama Jogja dan gue yakin kalian bisa menentukan sikap dan bisa mengharumkan nama Jogja dan jangan terlalu terlihat Mew. terinfluence boleh, tapi jangan menjiplak. Gue kasih kritik yang agak pedas ini buat membangun mental kalian dan buat kebaikan kalian. Anak-anak indie Jogja tidak memusuhi dan iri kepada kalian. Kita senang ada band Jogja yang bisa menasional lagi, tapi setidaknya dibarengi kualitas yang baik. belajarlah kawan, tidak ada kata terlambat untuk belajar.

HenweiLmengatakan...

wat kalian smua ...sabar ja bro...semua hal tu da prosesx...g sah berkecil hati tp tegakan dada kalian dan bukitkan pada mereka klo kalian tu bisa!!! g sah dgrin kritikan yg g bermutu itu...mereka tu iri ma kalian...satu hal yg harus kalian inget jgn lupakan akar kalian...
qt siap dukung kalian 1001% untuk kalian...apapun tu...

wat komentator yg ksh kritikan tu jgn pedes2 bgt lah...dikirax kalian tu bs lbh baek kya mereka...cobalah bercermin dl masa segampang tu kalian ngmg...

quasimodo is the best...we luv u n muuuuaaaccchhhhh....,

aryomengatakan...

halo semua... wah, ternyata banyak juga yang memperhatikan kami... terimakasih kritik dan sarannya, akan selalu kami dengar dan pahami, sebagai bahan pembelajaran buat kami yang bukan siapa siapa ini.
maaf kalau di EP tersebut ada lagu yang kalian tidak suka, itulah kami...
masih butuh belajar...
terimakasih teman, kalian sudah mau meluangkan waktu untuk memperhatikan kami.
terimakasih
semoga kita semua sukses

Anonimmengatakan...

hanya orang berwawasan picik yang menganggap kritik adalah ungkapan rasa iri. orang seperti ini akan sulit maju karena baginya segala kritik hanya dianggap sebagai rasa iri sehingga dia selalu mencari pembenaran dari diri sendiri atas kekurangan yang dimilikinya. kenapa perlu ada kritik pedas? karena setiap manusia punya kapasitas berbeda dalam memahami sebuah kritik. ada yang introspektif (+) dan egosentris (-).

rar mengatakan...

Seperti kata Anonim 13.10.08 dan Ras_R, setidaknya dr sini kita semua bisa sharing how to appreciate good music,

Seperti kata Henweil dan Aryo,
dr sini keliatan ada banyak temen yg merhatiin Quasimodo dan nunggu perkembangan positif dr mereka,,

Hoppipollamengatakan...

Terima kasih buat teman2 yg udah berkenan memperhatikan band kecil seperti kami.

bagi kami kritikan sifatnya membangun dan mengevaluasi segala bentuk kekurangan dan kesalahan yg telah dilakukan...
semoga kami bisa bnyak belajar dr keadaan ini...masalah karya kami diminati org atau tidak, semua kembali ke org yg menilai...

inilah kami dngan segala kekurangannya,
jika ada pihak yg merasa tidak berkenan dngan karya kami, segenap keluarga kecil quasimodo meminta maaf...

semoga kita bisa terus berjuang memajukan musik jogjakarta dikancah nasional,amien...

Semangat...

Anonimmengatakan...

maju terus pokoxlah...sip N edan tenan musik kalian...sy suka sekali!!!



henweiL GLiNg GLo

Anonimmengatakan...

mo dikata pa lagi lha kritikan tu mang perlu jg wat bahan pemikiran, tp klo kritikanx trlalu pedes ya g baek jg dunk...masih bnyk juga band2 indo yg dah besar mengcopy paste nada,sound,beat lbh dr 6 not...toh mrk santai2 ja n g da kritikan yg berlebihan...soal kritikan=ungkapan rasa iri tu diliat dri sisi mana dulu, lha dikritikx pedes bgt ya g enak jg diliatx...gila...aq ja klo dikritik kya kalian ya bgg jglah...


maju terus bro...sy sll dibelakang anda2 semua...

sy FBQ...fans berat quasilah...he3x...

riseandshine_recordsmengatakan...

Alow... Riseandshine_Records balik lagi. Wah cukup rame juga yang kasih comment. Buat Quasimodo, belajar dari kritik boz, karena kita mengkritik kalian untuk membuat kalian lebih baik lagi n perhatian sama pekembangan kalian, kalo kita gak perduli pastinya kita gak kritik kalian. jangan pandang kritikan sebagaii wujud iri seseorang atau golongan, tapi sebagai wujud perhatian dari orang tersebut, meskipun kritik itu pedas banget. belajarlah kawan, kalian pasti bisa lebih baik.

Anonimmengatakan...

halo, wah sudah lama saya mau mengkoment di sini, tapi baru ini ada waktu... rame juga ya band ini, padahal mereka kan jarang manggung... saya pertama kali tau, band ini beraliran japenese rock... eh kok tiba tiba berubah yah?? tapi malah makin keren...!!! hehe, mantap kawan...!!!
saya sudah baca dari awal..., review di ellzine ok, saya setuju..!! sangat setuju...!!!
soal lagu bukan lelaki itu, hehe,,, justru itu lagu yang pertama kali saya suka... dan setelah saya denger yang lainnya, saya malah tambah suka...!!!
saya juga sudah baca majalah DAB, review tentang mini album mereka, menurut saya, tidak ada masalah tuh dengan lagu bukan lelaki... justru karna lagu itu, saya jadi suka mew...
lalu saya juga mau mengkomentari majalah DAB, saya penasaran dengan band band yang di review, seperti nervous... di majalah itu, reviewnya sangat bagus sekali, ternyata setelah saya melihat langsung, mengecewakan... tidak seperti yang saya bayangkan...
lalu review tentang LA LIGHTS INDIEFEST, knapa tidak di tulis HEINRICH MANEUVER ya di review itu??? padahal mereka wakil jawa tengah juga kan??? malahan merka keren banget...!!! saya liat live nya waktu final regional kmaren di JEC, keren banget...!!!
karna heinrich juga, saya jadi suka interpol...!!!
buat anak anak QUASIMODO, saran saya, dengarkan semua keluhan mereka, itu pertanda mereka sayang sama kalian, walaupun mungkin kata kata mereka terlalu pedas, tapi ambil sisi positifnya, dan jadilah diri kalian sendiri...!!!

ikuan ah ...!!! FBQ...!!!

Anonimmengatakan...

halo, ikutan komentar ya...
saya bukan siapa siapa disini, cuma suka mendengarkan musik
saya sudah beli mini album quasimodo, yaa.. karna penasaran dengan apa yang di tulis dab zine, ellzine, dan apa yang di perbincangkan disini.
saya cuma bisa bilang, saya suka quasimodo
lagu bukan lelaki juga bagus , tentang lagu itu di tujukan buat siapa, saya rasa itu terserah siapa yang mendengarkan dan memahaminya..
soal di dab, pedes skali ya kritikannya?? atau mr. penjahat kritik, pedes juga ya mas, mbak... haha.
lucu saja, buat saya mini album quasimodo sangat bagus dan berarti. lihat saja dari desain yang sederhana, pakaian yang sederhana, dan banyak pesan disana..
10% nya juga disumbangkan untuk yayasan kan?? dan saya suka ada kata kata
"album ini kami dedikasikan kepada kedua orang tua kami..."
alangkah bangganya saya ketika membaca itu, ternyata masih ada anak yang memperdulikan kedua orang tuanya, walaupun mungkin si orang tua ini ga suka lagu lagu mereka (bukan jamannya kali yeee) hihi...
salut kawan...!!! quasimodo hebat...!!!

penikmatmusikyangmungkinkalianbilangbodoh

elzzinemengatakan...

...to RiseAndShine_Records:
kami di sini semua setuju,
kritik itu pil pahit yg menyehatkan,,

...to Anonim:
Kami koq lama2 jd penasaran dengan DAB zine? Hehe,,

Anonimmengatakan...

liriknya menyentuh...



.naed.

Anonimmengatakan...

terlepas dari kritikan dan dukungan..

untuk aransemen musik klian lumayan beda dengan band2 sejenis (read:pop/shoegaze) di jogja..walaupun ada identitas dari referensi yang tergaris bawahi(read:latah influence).

uhm untuk departemen lirik nya saya cuma bisa komentar "biasa" saja.

musik selain untuk uang, harus ada tanggung jawab moril untuk memperbaiki pendengar dalam negeri yg terkonotasi dengan pop murahan yang latah influence.itu yg menjadi pr besar untuk quasimodo.


saya suka semua lagu nya dan saya beli EPnya,tapi kalau di kasih pilihan antara quasimodo dan MEW untuk di dengarkan saya pilih MEW.
untuk DAB magz..kritikan juga harus berimbang, sangat susah membuat lirik dengan bahasa indonesia..cuman beberapa band indonesia saja yg berhasil.uuhm untuk penulis nya juga harus lebih objektif lagi/banyak info dan review yg krang objektif.
kita tunggu saja album pertama quasimodo rilisan lilfish tahun depan semoga menjadi kado istimewa pembuka tahun.

thanks

unsaid words! mengatakan...

too many great stuff here...wow! great job guys/girls! :)

Anonimmengatakan...

Komentar di bawah ini dikutip dari: http://indoakatsuki.us/index.php?action=printpage;topic=1300.0

Ini loh Jo yang gw cari kmaren.. beneran band indo gak taunya :) namanya Quasimodo ... dari Jogja http://www.myspace.com/quasimodoIndonesia

indie pop neh asek juga. Yang For Mom and Dad itu Mew abis klo gw bilang.. hohoh Tapi sayang, itu lagu yang paling bawah (Bukan lelaki) lyric nya cheesy gitu, padahal belakang-belakangnya keren.

Anonimmengatakan...

MEW abissssss!!!!tapi keren

Anonimmengatakan...

di malang beli cdnya dimana ya ?

Anonimmengatakan...

Wah to mas danang drummernya quasimodo
Salam sukses
gwe budi anak kos lo dl.
q masih simpen stiker pertama quasimodo lho.
lam juga bwt elsa

Posting Komentar

share your idea, opinion, or related info with others here:

 
© Copyright Elz.™