Shaggydog or Dubyouth ? Interview dengan Heru Mc Doggy & Memed Dubyouth.

Watch out, Ladies.. Shaggydog is in the house!! Seorang kawan kami berhasil mencegat Heru dan Memed, sesaat sebelum Dubyouth Soundsystem beraksi di sebuah street-gigs di depan halaman sebuah distro di kota Surabaya. Untuk Elzzine mereka ngobrol panjang-lebar tentang side-project ajub-ajub yang bernama Dubyouth, kolaborasi Shaggydog dengan Superman Is Dead, dan juga tentang 'generasi pengikut I Love You'. Interview ini sebenarnya hanyalah obrolan santai di pinggir jalan yang ramai. Di bawah ini adalah salinan dari percakapan yang terekam di recorder kami, lengkap dengan suara deru lalu-lalang kendaraan bermotor dari jalanan Surabaya:




Dubyouth Soundsystem tuh apaan? Sebuah side-project?
Heru: Ya, kira-kira begitu. Jadi di sela-sela waktu kalo pas Shaggydog nggak ada main, kita bisa bereksperiman di Dubyouth, sekalian party bareng teman-teman.
Memed: Jadi yang prioritas pertama tetap Shaggydog. Dan kalaupun misalnya nanti Dubyouth naik, tetap Shaggydog yang pertama.

Siapa yang duluan punya ide ini?
Heru: Berdua

Kalo kami lihat, akar musik Dubyouth sebenarnya reggae juga ya? Sama seperti Shaggydog tapi dikemas secara elektronik?
Heru: Benar.. Sebenarnya bahan dasarnya itu musik-musik Jamaica.. kayak reggae, dub, dancehall, ragamuffin..

Lalu bagaimana respon Doggies terhadap musik Dubyouth..
Memed: Kadang ada juga beberapa Doggies yg datang untuk nonton Dubyouth.

Ada benturan nggak? Mereka ada masalah nggak dengan unsur elektronik di Dubyouth?
Heru: Itu kan terserah mereka.. Kalo mereka mau datang ke show-nya Dubyouth berarti mereka bisa menikmati musiknya Dubyouth. Kalo soal apakah itu berbenturan atau gak.. ya pasti. Keduanya jelas beda... Yang satu elektronik dan yang satunya lagi benar-benar band. Itu saya serahkan pada mereka.. kalo mereka suka ya silahkan datang, kalopun tidak ya nggak apa-apa.

Memed: Tapi sejauh ini tuntutan Doggies secara musikal kepada kita nggak ada. Beberapa malahan support. Sejauh ini nggak ada kritik seperti misalnya : "Heru di Dubyouth koq main musik elektronik??"

Heru: ..kecuali aku bikin band kayak Ungu! Hahahaa..

Memang apa sih tema lirik lagu-lagu Dubyouth?
Heru: Ada yang tentang kehidupan.. Kebanyakan sih tentang ngajak orang untuk nge-dance.. ngajak orang untuk melupakan masalahnya dan berdansa.. Sebenarnya nggak jauh beda dengan Shaggydog, tapi Dubyouth lebih ke sisi party-nya.



Kalau lirik lagu 'Jika Kami Bersama'?
Heru: Tentang kebersamaan.. dan kebersamaan itu menciptakan suatu perbedaan di tengah maraknya musik Indonesia yg seperti itu-itu aja. Jadi pas kolaborasi itu kita bikin suatu perbedaan.. baik secara musikal ataupun secara lifestyle.

Kata 'Kami' itu merujuk pada siapa?
Heru: Kami itu Shaggydog, SID, Doggies-nya dan Outsiders-nya..
Kami itu mewakili generasi muda yg ingin berbeda.. Kalo mereka bersama kan membentuk kekuatan. Menciptakan perbedaan itu kan jadi ..
Memed: ..berbahaya!

Siapa yang bikin lagu itu?
Heru: Aku dan Boby SID.

Memang kayaknya dari kebanyakan rilisan kenapa Shaggydog sepertinya selalu mengedepankan kebersamaan ya?
Heru: Benar, kalo aku nulis lirik itu berdasarkan apa yang aku lihat.. Sama anak-anak deket banget. Banyak tentang kehidupan, banyak tentang anak muda, tapi memang banyak ditekankan kebersamaan. Jadi bagaimana sama-sama menjalani hidup.. naik turunnya menjalani hidup. Tema cinta-nya juga ada sih, cuman kemasannya beda.



Nah, kami pernah baca di majalah Rollingstone ada kutipan ucapan Mas Heru: "Di Indonesia kita punya pilihan lain, tapi yang ada musik itu selalu sama yang selingkuh-selingkuhan"
Maksudnya gimana tuh?
Heru: Itu saya ngomong berdasarkan kenyataan yg ada kan.. Hmmmm.. Band-band Indonesia itu kadang suka mengulang apa yg udah ada. Yang satu bilang selingkuh, band yang lain ikut bilang selingkuh. Kayak aku amati, akhir-akhir ini kata 'I Love You' sering sekali diulang-ulang, terakhir itu Dewi Sandra kalo nggak salah. Terus mulai dari Melly.. ST 12 (dan bilang I Love You).. Maksud saya, sebenarnya kan ada banyak sekali pilihan kata-kata.. kenapa nggak lebih kreatif ketika ada banyak sekali pilihan?

Setelah 12 tahun perjalanan Shaggydog, melihat Shaggydog sudah sampai mana?
Heru: Yang jelas, kita masih ingin berkarya terus. Kalo aku melihat, perkembangan Shaggydog sekarang sudah sampai bisa diterima segala kalangan. Mulai dari kalangan bawah, tengah dan atas.. kalangan seniman, kalangan kritikus musik maupun kalangan masyarakat biasa. Shaggydog sangat fleksibel. Dengan anak-anak disini (red: Surabaya) aku berteman juga. Dengan teman-teman musisi pop di Jakarta aku juga berteman, dengan musisi rock aku juga bisa berbaur, jadi sudah sampai tahap situ.
Kalo untuk karya, musik Shaggydog sekarang udah berkembang, udah bukan melulu ska atau reggae, tapi udah bermutasi. Bentuknya jadi udah 'aneh'.

Album baru Shaggydog kapan rilis?
Memed: Rencana sih tahun ini. Sebenarnya untuk produksi, album sudah siap. Belum dirilis karena ada beberapa pertimbangan. Kita kan mungkin mau bekerjasama dengan label tertentu.

Bikin lagu kayak 'Sayidan' apa gak takut dicap kedaerahan/ chauvinisme?
Heru: Nggak sih. Dari dulu waktu lagu itu tercipta kita nggak pernah mikir "Nanti kira-kira lagu ini kalo diperdengarkan disana gimana ya?" atau "Kira-kira kalo aku nyebut nama si Budi kira-kira nanti gimana ya?".. Nggak! Semua keluar begitu saja, langsung ambil! Love it or leave it. Paling cuman diedit-edit sedikit kata-katanya... "Wah ini terlalu ekstrim, Bisa diperhalus dikit..".

Berarti ada kemungkinan suatu saat nanti bikin lagu tentang Klampis St (lokasi gigs Dubyouth di Surabaya)? Hehe..
Heru: Bisa.. Hehehee.. Kalo kira-kira mengena di hatiku ya bisa aja. Hehehee..

Pertanyaan terakhir, apa pesan buat anak band biar gak jadi generasi "I Love You" ?
Heru: Ya harus berani mencoba dan total... kalo memang mau jadi musisi ya jadilah musisi yang baik.. Yang total, jangan setengah-setengah. Harus bereksperimen. Berani beda. Memang untuk jadi beda pasti kalian akan disingkirkan atau mungkin agak dijauhi sama temen-temen kalian. Misalnya semua teman kalian main rock, tapi kalian sendiri memutuskan untuk main jazz. Kumpulan kalian akan berkata, "Koq jazz sih!?". Awalnya Shaggydog juga memang begitu. Orang bilang, "Koq reggae? Koq nggak pop-rock??". Pertama memang begitu, tapi kalo udah punya warna sendiri nanti akan terbukti, nanti kalian nggak punya sainganlagi karena kalian sendiri. Dan itu memang nggak gampang.. Perlu kesabaran..

Surabaya, 25 Mei 2009
Interview with Heru Shaggydog dan Memed Dubyouth
by Dean Andana (Elzzine)
Photo Rar @ Elzzine.com


related article:
Keluarga Sayidan, sebuah catatan perjalanan mengikuti ShaggyDog selama beberapa hari

4 response(s):

boby mengatakan...

setuju banget ma pendapat mas heru
berani beda

'ptx 'outsIders' 'mrdoggiesgrooveriders' mengatakan...

. sangat setuju . . kebersamaan ini untk kedamaian yang abadi . .
. heers . .

* salam bersinar *

FIGUREind mengatakan...

dubyouth..salah satu sound yg bisa di banggakan diluar indonesia..saluuuttt :)

Anonimmengatakan...

punk oi skinhead rudeboys mods, kita muda dan berbahaya, dubyouth bikin album dong agar bisa menghentak dan menampar para generasi "I love you"

Posting Komentar

share your idea, opinion, or related info with others here:

 
© Copyright Elz.™